Senin, 01 Juni 2009

Sikap Utama Dalam Bekerja

8 Sikap Utama Dalam Bekerja

Bekerja itu menyenangkan, terutama jika sungguh-sungguh menyukai pekerjaan tersebut. Kesempatan yang terbuka lebar dan persaingan yang ada baik di lingkungan sekitar ataupun dengan kompetitor perusahaan seringkali membuat adrenalin naik turun mengerjakan tugas-tugas yang menjadi kewajiban kita. Bekerja pun tidak sekedar mendapatkan uang, akan tetapi lebih cenderung membentuk perburuan yang akan mendapatkan akhir yang menyenangkan. Entah itu hanya sebuah penghargaan atau keberhasilan yang gemilang, atau mungkin juga bonus dan gaji yang diterima di akhir bulan. Tahukah anda ketika bekerja ada 8 sikap utama yang harus diperhatikan supaya anda dapat mendapatkan hasil yang diinginkan? Sikap-sikap tersebut adalah :

  1. Tanggung Jawab buat semua orang
    Tanggung jawab antara pekerja pria dan wanita adalah sama, dan tidak ada cerita kalau pekerja wanita berhak mendapatkan pekerjaan yang lebih sedikit dibandingkan pekerja pria. Semua tugas dan pekerjaan dituntut untuk dilakukan dengan sebaik-baiknya.
  2. Tidak takut bekerja keras
    Sebagai pekerja, terutama pekerja baru tuntutan untuk berani bekerja keras adalah mutlak. Mereka harus siap diberi pekerjaan ekstra dengan senang hati dan melakukan lebih dari yang diminta. Berinisiatiflah dalam bekerja supaya anda mendapatkan poin lebih dari karyawan yang lain.
  3. Selalu bersikap positif
    Sikap positif diperlukan terutama jika menemukan masalah dalam pekerjaan. Jangan langsung pasrah melainkan berusaha mencari berbagai jalan untuk mencari solusi permasalahannya. Bisa jadi ini langkah untuk mencapai posisi yang lebih tinggi jadi selesaikan dengan hati yang jernih.
  4. Bekerja sungguh-sungguh
    Jika anda membenci pekerjaan yang sekarang bukan berarti ini alasan untuk bolos kerja dan bermalas-malasan. Sikap yang buruk ini sangat tidak benar. Sejelek apapun pekerjaan anda, lakukan dengan sebaik-baiknya karena siapa tahu anda ditawari pekerjaan yang jauh lebih baik daripada pekerjaan sekarang.
  5. Gerak cepat
    Lakukan semua perintah atau permintaan atasan dengan cepat dan jangan menunda-nunda. Dengan datang dan memberi jawaban secara langsung atasan akan menganggap anda bisa diandalkan. Penting sekali untuk langkah selanjutnya
  6. Bertanya dan bertanya
    Tanyalah kepada atasan atau siapapun juga jika tidak mengerti apa yang dimaksud. Gengsi untuk bertanya atau takut dianggap bodoh akan menyesatkan anda.
  7. Hormati pegawai lama
    Susah menjadi orang yang baru, tapi tidak serumit yang anda pikirkan. Hargai pendapat pegawai yang lama jangan langsung disanggah pendapatnya atau kritikannya. Hormati pula apa-apa yang menjadi kebiasaan mereka yang tidak sesuai dengan kebiasaan anda. Jika ingin bertanya cobalah cari celah dimana mereka tidak sibuk dan tidak terlalu konsentrasi pada kerjaannya. Coba selingi dengan bahan candaan jika mereka tidak terlalu serius. Pegawai lama biasanya selalu welcome dengan pegawai baru asalkan pegawai baru mengerti bagaimana cara menempatkan diri di perusahaan yang baru.
  8. Rela dikritik
    Sebagai pegawai yang baru, bisa jadi cara kerja yang anda lakukan selama ini berbeda dengan system perusahaan. Jika anda dikritik janganlah tersinggung, karena ini lebih baik daripada anda jadi bahan omongan orang sekantor. Bila anda tidak setuju dengan aturan tersebut, sampaikan baik-baik supaya dapat dinilai oleh perusahaan yang mana yang lebih efektif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar